Tiger Fish Sumatra Alias Ikan Elang Yang Jadi Buruan Kolektor

Tiger Fish Sumatra (Puntius tetrazona) tengah menjadi trend dalam ikan hias saat ini. Dengan perawatan yang benar ikan ini tidak terlalu sulit untuk dikembang-biakkan.

Serupa dengan tanaman hias, dalam bisnis ikan hias selain jenis-jenis ikan mahal yang sudah lama menjadi koleksi para penggemarnya. Contohnya adalah seperti Koi atau Arwana, selalu akan muncul jenis ikan baru yang menjadi trend di pasaran.

Sebelum menjadi trend ikan-ikan tersebut sudah ada hidup di alam liar yang menjadi habitatnya, namun masih belum banyak orang yang gemar mengoleksinya. Setelah menjadi trend, maka banyak orang yang mencari maupun membudidayakannya, karena harganya naik secara fantastis, seperti ikan Sumatra yang tengah menjadi trend ikan hias saat ini.

Tentang Tiger Fish

Ikan Tiger Fish Sumatra (Puntius tetrazona) salah satu jenis ikan yang kini tengah menjadi trend di pasaran karena banyaknya permintaan dari kolektor. Sesuai namanya ikan ini merupakan ikan asli Sumatra, setelah menjadi trend ikan hias dan harganya naik dari puluhan ribu menjadi jutaan Rupiah per ekornya untuk ikan dengan kriteria tertentu.

Puntius tetrazona

Sehingga dengan kondisi tersebut, membuat banyak pembudidaya ikan hias mulai mengembangkannya dengan harapan meraup keuntungan di tengah trend yang berlangsung.

Klasifikasi ilmiah atau taxonomi dari ikan ini adalah sebagai berikut :

  • Philum                 : Chordata
  • Kelas                   : Actinopterygii
  • Ordo                   : Cypriniformes
  • Famili                  : Cyprinidae
  • Genus                  : Puntius
  • Spesies                : Puntius tetrazona

Asal Ikan Tiger Fish Sumatra

Seperti namanya, Tiger Fish Sumatra merupakan ikan endemik Pulau Sumatra. Ikan ini pertama kali ditemukan dan diklasifikasikan oleh Pieter Bleeker, ahli ikan berkebangsaan Jerman pada tahun 1885.

Selain di Pulau Sumatra, Tiger Fish atau yang di Eropa lebih dikenal sebagai Tiger Barb juga mendiami perairan air tawar pada Pulau Kalimantan, serta Papua. Pada kawasan lain di Asia Tenggara, seperti Thailand juga terdapat jenis ikan Tiger Fish Siamese. Ikan tiger fish di negara tetangga ini jumlahnya sangat sedikit bila kita bandingkan dengan yang ada di Indonesia.

Ciri-ciri Ikan Tiger Fish

Ikan Tiger Fish Sumatra merupakan ikan dengan tubuh yang relatif kecil, ukuran dewasanya rata-rata memiliki total panjang antara 5 - 7 cm, dari ujung ekor sampai ujung kepala, namun pada aquarium biasanya mereka hanya tumbuh sampai 6 cm.

Ikan Sumatra memiliki bentuk tubuh yang pipih dengan ekor bercabang seperti pada ikan Mas atau Tawes, dan warna yang menjadi ciri khasnya adalah corak gelap sisik berwarna hitam yang menyerupai loreng Harimau pada bagian tubuhnya, serta warna kemerahan pada bagian pinggir seperti ujung mulut maupun ujung siripnya.

Sirip anal pada ikan tiger fish jantan lebih lebar dari pada ikan betina, dan bentuk tubuhnya terlihat lebih langsing, sedangkan betinanya akan terlihat lebih gemuk saat telah memasuki usia matang gonad.

Memperhatikan genusnya yang sama dengan ikan Tawes, bentuk Tiger Barb hampir menyerupai versi miniatur ikan Tawes namun tanpa belang hitam ciri khasnya, yang menjadikannya favorit banyak kolektor ikan hias.

Nilai Ekonomi dan Harga Tiger Fish

Ikan Sumatra telah lama dikenal sebagai ikan hias, di seluruh dunia, pada tahun 90 an, jenis ikan ini menempati peringkat ke 10 impor ikan hias di Amerika Serikat, dengan jumlah sekitar 2,6 juta ekor ikan.

Pada saat ini Tiger Fish Sumatra merupakan salah satu jenis ikan hias yang menjadi komoditi ekspor utama, terutama ke Negara Vietnam dan Amerika Serikat, walaupun harga jualnya relatif murah, yaitu ikan berukuran 1 cm memiliki harga sekitar Rp. 10.000 - Rp. 20.000 per ekor, namun permintaannya masih sangat tinggi, yaitu tidak kurang dari 1 juta ekor ikan tiap tahunnya.

Harga jual ikan Sumatra sangat terpengaruh oleh ukuran dan corak belang warnanya. Semakin besar ukurannya semakin mahal harganya, begitupun dengan warna belangnya, semakin jelas dan kontras harganya juga semakin tinggi.

Pada saat ini umumnya, harga ikan ini akan naik dua kali lipat setiap penambahan 1 cm panjang tubuhnya, dengan Ikan Tiger Fish Sumatra termahal yang pernah kita ketahui sampai saat ini adalah Rp. 25 juta per ekor dengan ukuran panjang 15 cm.

Memelihara Ikan Tiger Fish

Ikan Sumatra tidak terlalu sulit pemeliharaannya, selagi ditempatkan pada air yang jernih dengan suhu tidak terlalu dingin, 21 - 28 C, mereka dapat terus berkembang selagi diberikan makan.

Habitat

Tempat terbaik memelihara suatu makhluk hidup baik hewan maupun tanaman adalah yang lingkungan yang menyerupai habitat asli dari makhluk tersebut.

Aquarium Ikan Tiger Fish

Habitat Ikan Sumatra pada umumnya dapat kita temukan pada sungai-sungai dangkal yang agak keruh, maupun perairan air tawar yang tenang di Pulau Sumatra.

Di alam liar mereka dapat bertahan pada kualitas air yang cukup rendah, seperti di rawa-rawa, namun kondisi tersebut dapat membuat pertumbuhannya lambat Untuk memelihara ikan Sumatra Tiger Barb dengan optimal, dapat menggunakan air jernih dengan pH 6 - 8 yang kaya akan oksigen dengan tingkat kesadahan rendah.

Pakan

Pada habitat aslinya Sumatra Tiger Fish merupakan jenis ikan omnivora yang memakan tanaman maupun hewan lain, dan tergolong ikan yang cukup rakus. Pakan alaminya berupa kutu air, cacing sutra, maupun jentik-jentik nyamuk.

Untuk ikan hasil budidaya yang anda pelihara di dalam akuarium, mereka dapat diberikan pakan buatan atau pelet dengan kandungan protein tinggi yang ukurannya dapat disesuaikan dengan lebar mulutnya.

Sifat

Pada habitat aslinya di alam liar, Sumatra Tiger Fish biasa hidup bergerombol. Walaupun kecil ikan ini termasuk perenang yang gesit, sesuai dengan bentuk tubuhnya yang tidak tebal. Selain itu meskipun tidak bersarang mereka cenderung bersifat teritorial.

Pada aquarium ikan ini tidak bisa kita campur dengan ikan lain yang berukuran lebih kecil ataupun ikan yang kurang gesit. Hal ini karena biasanya dalam jumlah kecil, Ikan Elang akan bersifat agresif dengan menyerang ikan-ikan tersebut.

Budidaya Ikan Tiger Fish

Budidaya Ikan Elang tidak terlalu sulit karena sifat adaptasi mereka yang tinggi terhadap lingkungan sekitarnya. Selagi ikan dipelihara sampai dewasa pada tempat dengan kualitas air yang sesuai, mereka dapat berkembang biak dengan sendirinya.

Ikan Tiger Fish Albino

Namun jika tujuan anda adalah untuk menjadikan budidaya tiger fish sebagai bisnis. Agar hasilnya lebih optimal, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan saat membudidayakan Ikan Sumatra.

Pemilihan Indukan

Pemilihan induk ikan yang baik akan menghasilkan bibit yang baik juga, untuk itu sebelum membiakkan perlu memilih indukan yang sehat.

Induk Sumatra Tiger Fish biasanya kita pilih dari ikan yang telah berusia 10 bulan dan berukuran setidaknya 5 cm, pilih pejantan yang terlihat gesit dan agresif serta betina yang paling gemuk dan pisahkan pada tempat tersendiri.

Pemijahan

Untuk tempat pemijahan dapat menggunakan aquarium ukuran 15 liter dengan ketinggian air sekitar 25 cm. Tempatkan sedikit tanaman air berdaun kecil sebagai tempat untuk meletakkan telur. Atur suhu air pada kisaran 25 - 27 C dan berikan aerator dengan ukuran gelembung halus, selain itu berikan jarak dari tanaman air.

Kemudian tempatkan pasangan induk terpilih ke dalam tempat pemijahan pada malam hari, biarkan mereka beradaptasi terlebih dahulu. Setelah beradaptasi biasanya indukan akan mulai memijah di waktu pagi. Biasanya mereka akan memijah dalam waktu sekitar 3 jam, dan selesai sebelum siang tiba.

Biasanya seekor betina dapat menghasilkan sekitar 200 - 600 butir telur. Perhatikan penempatan tanaman air pada tempat pemijahan, bila sudah terdapat telur yang menempel, pindahkan kedua induk ikan ke tempat lain. Hal ini dikarenakan induk Ikan Elang juga bersifat kanibal terhadap telurnya.

Penetasan

Telur yang sudah mengalami pembuahan biasanya akan menetas dalam waktu sekitar 3 hari. Pada saat itu larva ikan masih berukuran sangat kecil, sehingga perlu kita berikan pakan khusus. Pakan tersebut dapat berupa infusoria atau kutu air kecil, setelah larva berumur 1 hari.

Sesuaikan jenis pakan dengan ukuran larva, biasanya larva sudah akan mulai terlihat sempurna saat berusia 3 - 4 minggu. Pada saat ukuran tersebut larva baru bisa kita berikan pakan buatan yang sesuai dengan ukuran mulutnya.

Panen

Ikan Sumatra hasil pemijahan akan mulai terlihat jelas setelah berukuran 2 minggu. Untuk membesarkannya berikan pakan secara teratur 1 - 2 kali sehari dan perhatikan kualitas airnya.

Setelah ikan berusia sekitar 1 bulan, biasanya ikan sudah cukup kuat untuk dipindahkan ke tempat pembesaran yang berukuran lebih luas. Ikan Elang hasil budidaya biasanya siap panen setelah berusia 2 bulan atau berukuran 1 cm ke atas. Kecepatan pertumbuhan ikan biasanya sangat sangat terpengaruh oleh kualitas air dan pakan ikan.

Kesimpulan

Sebagai ikan yang saat ini masih menjadi salah satu trend di pasaran, budidaya Sumatra Tiger Fish atau Ikan Elang masih cukup menjanjikan, dengan waktu pembiakan yang tidak terlalu lama ikan dan sifatnya yang mudah beradaptasi.

ikan ini dapat kita budidayakan dengan perlengkapan yang tidak terlalu mahal, namun agar hasilnya bisa lebih optimal, sebaiknya perlu anda siapkan tempat maupun peralatan serta bahan tersendiri.

Ahmad Nugroho Hening

Halo, saya seorang writer yang berawal dari blogger. Saya ngeblog sejak 2013 sampai sekarang. Saya siap membantu pekerjaan Anda dalam hal penulisan konten, cerpen, pengolahan data maupun pembuatan presentasi dan pembuatan subtittle. Jangan ragu untuk mengontak dan berbincang dengan saya.

Sebelumnya

Mengenal Anting Putri, Bahan Bonsai Cantik Yang Jadi Buruan Kolektor

Edible Flower : 10 Jenis Bunga yang Bisa Kamu Makan

Berikut