Kenali Bahan Pakan Ayam Petelur Terbaik untuk Hasilkan Telur Berkualitas

Pakan ayam petelur adalah salah satu kunci sukses beternak ayam petelur. Cukup wajar bila masalah pakan termasuk problematika sehari-hari dunia peternakan.

Mencampur berbagai bahan pakan ayam petelur hingga kita temukan kombinasi yang cocok adalah persoalan yang gampang-gampang susah.

Bagus dan tidaknya kombinasi pakan ayam akan berpengaruh pada hal lain, seperti, penyakit, kondisi kandang, produksi telur, dan lain sebagainya.

Oleh sebab itu mengetahui berbagai faktor terkait pakan ayam petelur merupakan tindakan strategis yang perlu pemilik peternakan ayam petelur ketahui dan lakukan.

Pengetahuan pakan ayam petelur ini kami harap bisa jadi modal peternak ayam untuk bisa mengembangkan, bereksperimen, dan membuat kombinasi yang sesuai dengan kondisi dan situasi peternakan masing-masing.

Mengenal Ayam Petelur

Ayam petelur adalah ayam betina yang sengaja peternak pelihara untuk diproduksi menghasilkan telur ayam.

Strain ayam yang diternakkan sebagai ayam petelur rata-rata berasal dari hysex brown, hyline lohman, dan isa brown. Selain itu ada juga ayam lohman platinum yang diklaim sebagai salah satu strain ayam terbaik di Indonesia.

ayam petelur

Pada umumnya, ayam petelur mampu menghasilkan telur di kisaran 300 butir telur dalam setahun. Telur ayam hasil peternakan ayam petelur kemudian diedarkan dan dikonsumsi kebanyakan masyarakat Indonesia.

Secara garis besar, ayam ras tipe petelur bisa kita bagi menjadi 2 kategori. Tipe pertama adalah tipe ayam petelur ringan. Sedangkan tipe kedua adalah tipe ayam petelur medium.

Tipe ayam petelur ringan kadang banyak orang sebut sebagai ayam petelur putih. Ciri utamanya ada di ukuran fisiknya yang ramping, kecil, dan berbobot ringan. Lalu pada bagian bulunya mendominasi warna putih. Ayam petelur putih berasal dari ayam galur murni white leghorn. Kemampuan produksi telur sekitar 260 butir telur per tahun.

Tipe ayam petelur medium kadang juga banyak orang sebut sebagai ayam petelur coklat. Alasannya karena dominasi warna bulunya adalah coklat. Ayam petelur coklat juga memiliki ciri fisik berbeda dengan ayam petelur putih. Berat ayam tidak terlalu gemuk tapi juga tidak sekurus ayam petelur putih. Karena bobotnya yang berkecukupan, ayam ini juga bisa kita konsumsi dagingnya.

Potensi Ayam Petelur di Indonesia

Potensi ayam petelur di Indonesia masih cukup cerah. Secara umum, kebutuhan konsumsi telur Indonesia masih terbilang tinggi. Bisnis ternak ayam petelur termasuk bisnis yang tidak pernah mati.

Terhitung sejak tahun 2016, konsumsi telur Indonesia selalu naik sepanjang tahun. Hal ini tentu saja jadi ceruk pasar yang masih menggiurkan untuk dikembangkan.

data konsumsi telur Indonesia

Caption: grafik kenaikan perbandingan produksi dan konsumsi telur Indonesia

Mengutip data Kementerian Pertanian yang dimuat di Databoks Katadata (27/07/2018), konsumsi telur Indonesia di tahun 2021 sebanyak 1,72 juta ton.

Kebutuhan telur Indonesia sebanyak itu tidak lepas dari kenaikan produksi bisnis ternak ayam petelur sepanjang tahun. Kenaikan produksi tersebut diikuti dengan kenaikan konsumsi telur Indonesia.

Kebutuhan konsumsi telur Indonesia terkait erat dengan kebutuhan atas protein hewani bagi orang Indonesia. Telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang mudah dijangkau, secara harga dan jumlah.

Jenis Pakan Ayam Petelur

Pakan ayam petelur jadi salah satu faktor kunci kesuksesan bisnis ternak ayam petelur. Ayam bisa menghasilkan telur sesuai jadwal tidak bisa lepas dari keberhasilan pakan.

pakan ayam petelur

Rata-rata ayam petelur akan mulai bertelur di usia 140-150 hari atau sekitar 20 minggu. Fungsi pakan ayam adalah membuat ayam berada di perkiraan waktu produksi tersebut. Bila ayam bertelur sesuai jadwal, maka bisa dibilang pemberian pakan berhasil.

Oleh sebab itu, pakan harus diseleksi dan disesuaikan berdasarkan kualitas, standar, efektivitas,  dan hasil yang didapatkan.

Beberapa hal yang mesti diingat peternak ayam petelur adalah:

  1. Pakan ayam petelur adalah faktor kunci produksi telur tapi bukan satu-satunya.
  2. Pakan hanya sebatas menjaga ayam bertelur sesuai jadwal dan tidak mundur.
  3. Selain faktor pakan, perhatikan juga faktor lain, seperti kandang, kondisi doc, dan lain sebagainya.
  4. Jangan terpatok pada satu jenis bahan pakan ayam petelur

Berdasarkan sumber perolehannya, ada tiga jenis pakan ayam petelur, yaitu:

  1. Pakan pabrikan, merupakan jenis pakan produksi pabrik, formulasi sudah sesuai dengan takaran tiap umur.
  2. Jenis Pakan hijauan, merupakan pakan yang bisa didapatkan secara mandiri atau juga bisa diproduksi oleh pabrik dari bahan-bahan tumbuhan dan dicampurkan dengan dedak.
  3. Pakan campuran, merupakan pakan yang dapat anda buat sendiri dengan bahan sesuai takaran. Bahan pakan bisa dicari atau dibeli dari toko.

Pakan Ayam Petelur Pabrikan

Pakan ayam petelur pabrikan adalah jenis pakan ayam produksi pabrik/korporasi.

Karena dibuat dengan metode ilmiah dan sains. Maka takaran bahan, takaran gizi, dan takaran konsumsi pakan pabrikan sudah terformulasi sedemikian rupa sesuai standar.

pakan ayam petelur pabrikan

Pada umumnya, pakan ayam petelur pabrikan sudah terformulasi sesuai takaran dan standar umur ayam. Pembagiannya yaitu:

  • Starter: ayam saat di usia 0-4 minggu (doc)
  • Grower: ayam saat di usia 4-16 minggu (pertumbuhan)
  • Layer: ayam saat di usia 16 minggu hingga panen produksi telur

Pakan ayam petelur terbagi dua, yaitu pakan jadi dan pakan konsentrat. Pakan jadi merupakan pakan yang sudah siap peternak berikan begitu saja ke ayam tanpa perlu campuran bahan pakan lain.

Sebaliknya, pakan konsentrat membutuhkan campuran bahan pakan lain, seperti bekatul. Peternak ayam bisa memilih pakan jadi atau pakan konsentrat tergantung pada kemampuannya mencari bahan pakan lain.

Kelebihan utama pakan pabrikan adalah:

  1. Mudah kita dapatkan dan tidak tergantung musim
  2. Cocok untuk peternak skala kecil hingga menengah
  3. Bahan ini memungkinkan ayam memiliki imunitas tinggi
  4. Kondisi ayam cenderung seragam sehingga memudahkan kelangsungan produksi

Beberapa contoh pakan ayam petelur yang umum beredar dan jadi andalan peternak Indonesia, yaitu:

  • EH 510 S: Rp375.00 per karung
  • New Hope L83 SM: Rp295.000 per karung
  • EH 610: Rp350.000 per karung
  • New Hope L583-1: Rp305.000 per karung
  • EH 811: Rp360.000 per karung
  • Comfeed PAR-LI: Rp360.00 per karung

Pakan Ayam Petelur hijauan

Pakan hijauan adalah pakan ayam petelur yang bahannya berasal dari tanaman/vegetasi. Jadi, bahan pakan ayam petelur ini bisa berupa rumput, limbah tanaman, kacang-kacangan, daun-daunan, atau buah-buahan.

Pakan hijauan bisa anda dapatkan secara mandiri dan juga bisa anda beli hasil produksi pabrik. Baik secara mandiri atau produksi pabrik, pakan hijauan sebaiknya anda campurkan dengan dedak. Harga pakan hijauan sangat beraneka ragam, bahkan ada yang bisa mendapatkan secara gratis.

Pakan hijauan penting bagi ayam petelur untuk memberikan supply protein. Karena fokus utamanya hanya pada supply protein, maka pakan hijauan bersifat sekunder atau hanya pakan tambahan saja.

Karena bukan makanan pokok, pakan hijauan sebaknya anda berikan dalam periode waktu tertentu saja, seperti seminggu sekali, sebulan 3 kali, atau dua minggu sekali.

Manfaat pakan hijauan sebagai bahan pakan ayam petelur adalah:

  1. Sumber utama protein nabati bagi ayam petelur
  2. Sumber vitamin A dan karotenoid untuk meningkatkan kualitas telur
  3. Menambah serat kasar pada ayam yang berguna  membuat feses tidak encer
  4. Sebagai variasi makanan pada ternak ayam petelur

Pakan Ayam Petelur campuran

Pakan campuran ayam petelur adalah pakan yang mengombinasikan berbagai bahan pakan ayam petelur. Jenis pakan ini bisa kita buat sendiri dengan bahan sesuai takaran, bahan bisa anda temukan di toko online maupun offline.

pakan ayam petelur campuran

Umumnya, bahan campuran berupa pakan pabrik jenis konsentrat, dedak, jagung, bekatul, bungkil kedelai, dan sebagainya.

Jenis pakan campuran sering orang anggap sebagai pakan terbaik bagi ayam petelur. Hal ini karena peternak bisa mengendalikan nutrisi dan kandungan yang ayam konsumsi. Sehingga produktivitas ayam jadi lebih baik dan menguntungkan peternak.

Selain itu, peternak juga bisa mengendalikan pengeluarannya untuk pembelian bahan. Dua keunggulan utama itu membuat pakan campuran jadi primadona para peternak.

Bahan-bahan Pakan Ayam Petelur Campuran

Saat membuat pakan campuran, umumnya peternak akan mencampurkan konsentrat, bekatul, dan jagung.

Kombinasi ketiga bahan tersebut memberikan nutrisi terbaik bagi perkembangan ayam.

Walaupun begitu, masih ada beberapa bahan pakan campuran lain yang bisa peternak gunakan untuk memberikan nutrisi tertentu pada ayam. Berikut ini adalah beberapa bahan pakan ayam petelur berdasarkan kategori nutrisi:

Bahan pakan sumber energi

Bila peternak ingin memberikan asupan energi pada ayam petelur, maka peternak bisa memberikan kombinasi bahan-bahan berikut ini:

  • Jagung kuning: sumber energi utama bagi unggas, sangat baik jika peternak gunakan untuk bahan pakan ayam petelur. Harga dedak padi ada di kisaran Rp6.800 per kilogram.
  • Dedak padi: memberikan energi pada ayam tapi bila pemberiannya tidak terkontrol bisa mengganggu kualitas dan produktivitas telur. Harga dedak padi ada di kisaran Rp4.000 per kilogram.
  • Pollard: sama seperti dedak padi, bahan pollard cukup baik bagi ayam petelur dalam dosis tertentu. Bila ayam petelur memakan pollard berlebihan maka pencernaan ayam akan terganggu. Harga onggok  ada di kisaran Rp5.000 per kilogram.
  • Onggok: onggok bisa jadi sumber energi bagi ayam petelur. Akan tapi pemakaiannya harus ketat. Sebabnya, onggok mengandung asam sianida (HCN) yang justru berbahaya bagi ayam jika konsumsinya melebih dosis. Harga onggok  ada di kisaran Rp50.000 per 30 kilogram.
  • Minyak kelapa sawit: minyak kelapa sawit sangat baik bagi ayam petelur untuk supply energi. Dosis pemakaian bahan pakan ayam petelur ini juga harus kita perhatikan. Karena pemakaian berlebihan bisa menyebabkan bau tengik pada ayam petelur. Harga minyak kelapa sawit ada di kisaran Rp25.000 per 100 gram.

Bahan pakan sumber protein

Kandungan protein bagi ayam petelur termasuk penting. Tujuannya untuk memberikan rangsangan produksi telur. Bahan pakan ayam petelur yang mengandung protein bisa berupa tanaman dan hewan. Berikut ini bahan pakan ayam petelur yang mengandung protein tinggi:

  • Bungkil kedelai: limbah olahan kedelai ini jadi sumber protein utama ayam petelur. Akan tetapi, maksimal dosis yang dianjurkan hanya 25% dari total campuran. Alasannya, kandungan tripsin inhibitor di bungkil kedelai bisa mengganggu pertumbuhan ayam petelur. Harga MBM ada di kisaran Rp6.000 per kilogram.
  • Tepung ikan: tepung ikan jadi supplier protein unggul bagi ayam petelur jika pemberiannya dengan takaran tertentu (maksimal 10% dari campuran). Karena tepung ikan mengandung garam yang bisa mengganggu metabolisme ayam jika konsumsinya berlebihan. Harga MBM ada di kisaran Rp15.000 per kilogram.
  • MBM (Meat Bone Meal): dikenal sebagai tepung daging dan tulang hewan. Cocok untuk sumber protein ayam petelur dengan dosis antar 5%-10% dari total campuran. Harga MBM ada di kisaran Rp25.000 per kilogram.
  • CGM (Corn Gluten Meal): umum dikenal sebagai inti jagung atau tepung lembaga. CGM cocok sebagai bahan pakan dengan dosis 8% dari total campuran. Konsumsi CGM berlebih akan membuat warna telur jadi kuning. Harga CGM ada di kisaran Rp15.000 per kilogram.
  • Tepung bulu: tepung bulu adalah olahan bulu ayam yang diubah jadi tepung. Bahan pakan tepung bulu mengandung protein kasar yang baik bagi pertumbuhan ayam. Harga tepung bulu ada di kisaran Rp15.000 per kilogram.
  • Tepung bekicot: Bekicot merupakan sumber protein. Begitu juga tepung bekicot yang memiliki kandungan protein, kalsium, dan fosfor untuk mendukung produktivitas ayam petelur. Idealnya, dosis tepung bekicot hanya 10% dari total campuran pakan. Harga tepung bekicot di kisaran Rp37.500 per 25 kg.

Bahan Pakan Sumber Mineral

Ayam petelur membutuhkan asupan kalsium (Ca)  dan fosfor (P) untuk produktivitasnya. Kalsium bagi ayam petelur berfungsi untuk pembentukan kulit telur yang baik.

Sumber kalsium terbaik sebagai bahan pakan ternak ayam petelur yaitu tepung kulit kerang atau batu kapur. Idealnya, dosis kulit kerang atau batu kapur tidak lebih dari 3-4% dari total campuran pakan.

Harga tepung kulit kerang di pasaran saat ini ada di sekitar Rp30.000 per karung.

Bahan Pakan Aditif

Bahanjenis aditif merupakan bahan pakan tambahan untuk meningkatkan kebutuhan khusus bagi ayam seperti kebutuhan anti bakteri, nutrien mikro, dan pemacu pertumbuhan ayam.

Jenis pakan aditif sendiri terdiri dari banyak macam. Beberapa contohnya adalah aditif konsentrat, aditif mineral, antibiotik, dan aditif bahan suplemen. Dosis bahan aditif adalah 0,5%-1% dari total campuran pakan.

Harga bahan aditif ada di kisaran Rp15.000-Rp45.000, tergantung jenis, ukuran, dan pabrikannya. Sebagai contoh, harga premix Masamix Bro 1 adalah Rp45.000 per 1 kilogram.

Kesimpulan

Pakan ayam petelur cukup beraneka ragam jenisnya. Berbagai bahan jenis pakan yang tersedia di alam dan dari pabrikan memang bagus bagi perkembangan ayam selama berada di dosis yang tepat.

Oleh sebab itu ketelitian peternak ayam sangat penting dalam meramu pakan. Saat meracik pakan pun juga perlu anda perhatikan dosis campuran, periode pakan, dan perkembangan ayamnya.

Danu Santoso

Saya adalah orang yang tertarik dengan dunia tulis dan foto. Saya memiliki pengalaman yang cukup di kedua bidang tersebut. Saya terbiasa mengerjakan berbagai jenis artikel dan caption media sosial. Beberapa contohnya adalah tema agrobisnis, wirausaha, horor, travelling, ekonomi, dan lain-lain.

Sebelumnya

10 Jenis Tanaman Variegata Paling Hits

Ikuti 7 Langkah Budidaya Tanaman Porang, Bahan Tepung Berkualitas Tinggi!

Berikut