Mau Memiliki Monstera obliqua? Baca Ulasan ini Dulu

Anda tengah mencari tanaman monstera yang bisa diletakkan di meja? Monstera obliqua mungkin cocok untuk Anda. Tanaman ini memang berukuran relatif kecil jika kita bandingkan dengan jenis monstera lainnya. Kalau Anda mau memiliki Monstera obliqua, ketahui dulu fakta-fakta terkait tanaman tersebut di sini.

Sekilas tentang Monstera obliqua

Monstera obliqua memiliki bentuk yang hampir mirip dengan Monstera adansonii. Hal yang membedakan keduanya adalah jumlah lubang dan ketebalan daunnya. Lubang pada Adansonii membutuhkan hingga 50 persen permukaan daun, sedangkan lubang pada Obliqua mencangkup 90 persen permukaan daun. 

Jenis daun M. obliqua juga cenderung lebih tipis dibanding Adansonii. Tanaman ini merupakan salah satu jenis yang paling sulit kita temui karena keberadaannya cukup langka. Oleh karena itu, banyak ilmuwan yang tengah mencoba mengembangkan tanaman ini.

Karena ukurannya mungil, Anda bisa meletakkan tanaman hias ini di atas meja konsul atau meja ruang tamu. Namun, sebaiknya tidak meletakkan barang-barang lain di sekitar jenisnya, karena daunnya yang tipis menjadi lebih mudah sobek saat terkena sesuatu.

Beberapa Fakta Terkait Monstera obliqua

Memiliki bentuk daun unik

Monstera obliqua punya bentuk daun unik yang menyerupai hati. Jika dilihat sekilas, daun tanaman ini tampak mirip daun sirih, namun lebih lonjong. Daunnya berlubang dan motif lubangnya tersusun rapi mengikuti ruas tulang daunnya. 

Salah satu jenis Monstera yang banyak dicari

Banyak orang yang memiliki hobi berkebun di tengah pandemi. Salah satu tanaman hias yang banyak penggemarnya adalah Monstera. Selain jenis Monstera deliciosa, Monstera obliqua juga digemari dan dibudidayakan oleh masyarakat. 

Cara menanamnya tidak sulit, bisa menggunakan potongan batang

Cara menanam tanaman hias yang satu ini terbilang tidak sulit, meski untuk pemula. Perawatannya juga tidak sulit. Jadi cocok untuk Anda yang baru mencoba berkebun. Untuk memperbanyak tanaman ini , ataupun jenis Monstera lainnya, bisa dengan cara stek batang. Terdapat potongan akar di setiap ruas batang Monstera. Potong bagian batang yang ada akarnya kemudian tanamkan ke dalam media tanam.

Meski perawatannya tidaklah sulit, Anda perlu bersabar karena pertumbuhan tanaman ini relatif lambat. Namun jika Anda bisa merawatnya dengan telaten, pasti akan menyenangkan saat Anda melihat bahwa bakal daun pertama mulai tumbuh. 

Tanaman hias yang tidak terlalu tahan dengan suhu panas

Seperti jenis Monstera lainnya, tanaman hias cantik ini juga kurang tahan dengan suhu yang panas. Oleh karena itu, Anda harus meletakkan tanaman ini di tempat sejuk. Tanaman ini cocok untuk dijadikan hiasan di dalam ruangan atau teras yang terlindung dari terik matahari secara langsung.

Daun tanaman ini akan tumbuh subur dan sehat jika suhu di bawah 30 derajat Celcius. Meski demikian, Monstera obliqua tetap membutuhkan sinar matahari. Untuk memenuhi kebutuhan asupan sinar matahari tersebut, Anda bisa menjemur tanaman ini pada pagi hari saat matahari belum terlalu terik.

Harga jual di pasaran bisa mencapai jutaan rupiah

Daun Monstera obliqua memang bukan tipikal tanaman yang bisa tumbuh lebar seperti jenis Monstera deliciosa. Namun karena memiliki bentuk yang unik dan tampak indah, tanaman ini memiliki nilai jual tinggi. Di pasaran, tanaman ini bahkan bisa terjual hingga jutaan rupiah. Jadi, selain untuk hobi, membudidayakan tanaman ini bisa menambah pemasukan.

Harga Monstera Obliqua

Jenis Monstera obliqua menjadi salah satu jenis monstera yang menarik untuk penetral suasana ruangan, karena keberadaannya terbilang langka. Oleh karena itu, tanaman ini dapat anda temukan di pasaran dengan harga yang cukup mahal, berkisar antara Rp250.000 sampai dengan Rp1.750.000.

Kalau Anda ingin membeli bibitnya, harganya tidak terlalu mahal. Anda bisa membeli bibit tanaman ini dengan harga sekitar Rp35.000 sampai dengan Rp50.000. Cukup terjangkau ya untuk tanaman yang terbilang langka.

Jadi, apakah Anda tertarik untuk menanam Monstera obliqua?

Ana Zuhriatun Nisa
Seorang lulusan Pendidikan Kimia Universitas Lampung yang memiliki hobi menulis sejak SMA. Selain menjadi guru, saya juga menekuni dunia pembuatan konten sejak 2017.
Sebelumnya

Fungsi EC Meter dan Cara Menggunakannya

5 Alternatif Pengganti Rockwool Untuk Hidroponik, Hemat Biaya dan Baik Untuk Tanaman

Berikut