7 Jenis Tanaman Monstera paling Cantik untuk Koleksimu

Akhir-akhir ini, tanaman hias Monstera sedang ramai-ramainya banyak dicari oleh kolektor tanaman hias. Sebagaimana perputaran bisnis, maka berlakulah hukum ekonomi: permintaan yang semakin tinggi membuat harga Monstera melambung tinggi. Harga tanaman hias Monstera bervariasi, tergantung jenis, bentuk, dan kualitasnya. Pada berbagai platform online, banyak seller menjual Monstera dengan harga mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah per tanaman.

Mengenal Berbagai Jenis Tanaman Monstera yang Lagi Happening

Jika kita lihat dari penyebarannya, asal dari tanaman Monstera bukanlah asli Indonesia, melainkan berasal dari hutan tropis di bagian selatan Meksiko hingga selatan Panama. Tanaman ini memang sudah terkenal sebagai tanaman hias dalam ruangan sejak lama.

Terdapat sembilan jenis Monstera, yaitu Monstera deliciosa, Monstera variegata, Monstera borsigniana, Monstera adansonii, Monstera pinnatipartita, Monstera siltepecana, Monstera dubia, Monstera obliqua, dan Rhaphidophora tetrasperma. Dari semuanya, yang paling tenar adalah Monstera deliciosa.

Ciri-Ciri Tanaman Monstera dan Asal Tumbuhan ini

Seperti yang sudah penulis tulis sebelumnya, Monstera berasal dari hutan tropis di bagian selatan Meksiko hingga selatan Panama. Tanaman ini memiliki daun yang berukuran cukup besar dan memberi kesan eksklusif jika kamu pajang di dalam ruangan.

Tanaman Monstera dalam Pot
sumber : freepik.com

Monstera merupakan genus dari 45 spesies tumbuhan berbunga dalam famili Araceae. Tumbuhan monokotil ini unik karena namanya berasal dari monster yang berarti abnormal dan mengacu pada daun uniknya yang memiliki lubang alami.

Jika kamu pelihara dengan baik, Monstera dapat tumbuh hingga 20 meter. Batangnya tinggi, besar, kasar, namun tampak mengkilap. Daunnya berbentuk seperti hati, yang panjangnya bisa mencapai 25-90 sentimeter dan luasnya 25-75 sentimeter.

Untuk tumbuh, Monstera memerlukan suhu 20-30 derajat celsius dengan kelembaban tinggi seperti daerah asalnya. Lubang alami yang ada di daunnya berfungsi untuk meloloskan air. Jika ditanam di tanah subur, daunnya bisa sangat lebar. Namun, jika kamu tanam di pot, ukuran daunnya juga menyesuaikan.

Nilai Ekonomi dan Harga berbagai Jenis Tanaman Monstera

Harga tanaman Monstera di pasaran sangat bervariasi, ada yang puluhan ribu, ratusan ribu, hingga jutaan rupiah. Berikut harga tanaman Monstera yang ada di pasaran.

  1. Deliciosa harga bibitnya Rp.75.000-Rp.150.000, dan tanamannya Rp.350.000-Rp.1.000.000.
  2. Dansonii harga bibitnya Rp.25.000 -Rp.55.000, dan tanamannya Rp.350.000-Rp.1.500.000.
  3. Borsigiana harga bibitnya Rp.150.000-Rp.350.000, dan tanamannya Rp.450.000-Rp.4.500.000.
  4. Obliqua harga bibitnya Rp.35.000-Rp.50.000, dan tanamannya Rp.250.000-Rp.1.750.000.
  5. Variegata harga bibitnya Rp.150.000-Rp.400.000, dan tanamannya Rp.700.000-Rp.3.500.000.
  6. Dubia harga bibitnya Rp.350.000-Rp.900.000 , dan tanamannya Rp.1.950.000-Rp.18.000.000.
  7. Siltepecana harga bibitnya Rp.250.000-Rp. 700.000, dan tanamannya Rp.1.000.000-Rp.8.000.000.

7 Jenis Tanaman Monstera

Monstera memiliki cukup banyk jenis, seperti tanaman jenis lainnya. Berikut 7 jenis tanaman Monstera yang ada di pasaran.

1. Monstera deliciosa

tanaman monstera deliciosa

Monstera deliciosa memiliki permukaan daun berlubang dan menjari di bagian pinggirnya. Ukuran daunnya besar, berbentuk seperti hati, dan berwarna hijau. Pada tanaman yang lebih tua, warna daun akan menjadi lebih gelap. Monstera jenis ini akan bisa hidup di dalam ruangan dengan suhu 20-30 derajat celcius.

2. Monstera borsigiana

Bentuk dan model permukaan daun tanaman Borsigiana sangat mirip dengan Monstera deliciosa, namun ukuran pohonnya lebih kecil. Ukuran daunnya juga lebih kecil dan lubang-lubangnya memiliki jarak sehingga tampak sederhana. Karena ukurannya kecil, batang tanaman ini cenderung lebih lunak sehingga tumbuhnya cenderung menjuntai.

3. Monstera variegata

Monstera variegata terbilang jarang orang jual di pasaran, karena itu harganya lebih mahal lagi kalau kamu bandingkan jenis lainnya. Daunnya sangat unik, terdiri dari warna hijau dan putih kekuningan yang tidak beraturan dan tidak sama antara satu dengan yang lainnya. Ukurannya lebih kecil jika kamu bandingkan dengan Monstera deliciosa.

4. Monstera adansonii

Lubang-lubang pada daun Monstera adansonii hanya terdapat di permukaan tengahnya, tidak sampai sobek membentuk jari-jari di pinggir daun. Ukuran daunnya terbilang kecil dengan gradasi warna hijau tua dan muda. Batangnya juga tidak terlalu kaku, sehingga bisa dijadikan sebagai tanaman gantung. Uniknya lagi, tanaman ini bisa tumbuh merambat.

5. Monstera obliqua

tanaman monstera obliqua
sumber : freepik

Monstera obliqua merupakan salah satu jenis tanaman Monstera yang cukup langka. Tanaman ini memiliki ukuran daun kecil dan motif lubang besar di permukaannya. Helai daunnya juga lebih tipis kalau kamu bandingkan dengan jenis lain, sehingga mudah sobek. Ukuran batangnya mungil, sehingga cocok kamu letakkan di atas meja.

6. Monstera pinnatipartita

Jenis tanaman Monstera pinnatipartita memiliki ciri khas daun berukuran sangat besar dan mengkilap. Sobekan pada daunnya menumbuhkan celah panjang, namun arahnya bukan mengarah ke tepi daun. Ukuran tanaman ini cukup besar, sehingga cocok diletakkan di dalam ruangan rumah.

7. Monstera dubia

Helai daun Monstera dubia tidak berlubang dengan ukuran kecil dan bentuk cenderung bundar serta mengerucut pada salah satu ujungnya. Meskipun tidak berlubang, jenis tanaman ini memiliki tulang daun yang sangat tampak di permukaannya yang menciptakan motif indah. Warna daunnya merupakan perpaduan warna hijau dan putih yang cantik.

Budidaya Tanaman Monstera

Pembudidayaan tanaman Monstera terbilang tidak sulit. Penasaran? Simak uraiannya di bawah ini.

Lingkungan dan Suhu

Tanaman hias ini bisa dibudidayakan di green house dengan sangat baik. Hal itu dikarenakan kondisi lingkungan, cahaya, suhu, kelembapan, hingga sistem irigasinya bisa diatur sesuai kebutuhan.

Tanaman ini menyukai instensitas cahaya matahari rendah, di lingkungan yang lembab dengan suhu 20-30 derajat Celcius. Monstera juga sangat sensitif terhadap salinitas dan peningkatan suhu sekitarnya. Tekstur tanah yang ideal untuk tanaman ini adalah liat berpasir, mengandung banyak bahan organik, dan drainase baik.

Kadar Air

semprotan tanaman monstera

Seperti yang sudah diketahui, tanaman ini membutuhkan kelembaban tinggi. Oleh karena itu, kami sarankan Anda menyiram tanaman menggunakan sprayer untuk meningkatkan kelembaban lingkungan. Penyiraman dapat anda lakukan pada pagi atau sore hari dengan jumlah air secukupnya. Meski membutuhkan kelembapan tinggi, air yang terlalu menggenang akan menyebabkan akar mudah busuk.

Nutrisi Tanaman

Karena merupakan tanaman hias, maka pupuk terbaik untuk tanaman ini adalah pupuk organik khusus tanaman hias. Pupuk organik bukan hanya mengandung unsur hara makro-mikro lengkap, seperti nitrogen, kalium, sulfur, dan fosfor, namun juga mengandung bakteri menguntungkan.

Penggunaan pupuk organik memberikan berbagai efek positif, antara lain meningkatkan kesuburan tanah, mempercepat pertumbuhan dan perkembangan tanaman, dan meningkatkan kekebalan tanaman terhadap penyakit. Agar pertumbuhan optimal, jangan lupa lakukan pemupukan secara rutin.

Kesimpulan

Dari uraian cukup panjang di atas, Anda sekarang sudah mengetahui bahwa Monstera bukanlah tanaman asli Indonesia, melainkan berasal dari hutan tropis di bagian selatan Meksiko hingga selatan Panama.

Tanaman ini memiliki cukup banyak jenis, seperti Monstera deliciosa, Monstera variegata, Monstera borsigniana, Monstera adansonii, Monstera pinnatipartita, Monstera siltepecana, Monstera dubia, dan Monstera obliqua. Setiap jenis tanaman Monstera itu memiliki ciri khasnya masing-masing, terutama dari daunnya.

Jika dipelihara dengan baik, Monstera dapat tumbuh hingga 20 meter. Batangnya tinggi, besar, kasar, namun tampak mengkilap. Daunnya berbentuk seperti hati dan memiliki lubang alami, yang panjangnya bisa mencapai 25-90 sentimeter dan luasnya 25-75 sentimeter. Karena daunnya yang unik itu, Monstera di Indonesa dikenal dengan nama Janda Bolong.

Ana Zuhriatun Nisa
Seorang lulusan Pendidikan Kimia Universitas Lampung yang memiliki hobi menulis sejak SMA. Selain menjadi guru, saya juga menekuni dunia pembuatan konten sejak 2017.
Sebelumnya

Implementasi Mekanisasi Pertanian Tepat Guna

9 Media Tanam Organik Ramah Lingkungan

Berikut