Mengenal Anting Putri, Bahan Bonsai Cantik Yang Jadi Buruan Kolektor

Tanaman bonsai Anting Putri menjadi tren terkini di kalangan para pecinta tanaman hias bonsai. Memang, bonsai dari tumbuhan yang satu ini selalu tampak menarik dan menggemaskan siapa saja yang lihat, apalagi jika kamu menanamnya dengan baik, sehingga tanaman hias ini dapat terlihat begitu mempesona.

Banyak penggemar bonsai mengatakan salah satu tanaman hias terbaik untuk dijadikan bonsai adalah anting putri. Tanaman ini memiliki daya tarik tersendiri bagi para pecintanya karena bentuk daun unik serta bunga yang cantik.

Jika kamu ingin mengetahui lebih dalam terkait jenis tanaman hias ini, yuk intip informasi lengkapnya, berikut ini.

Tentang Anting Putri alias Water Jasmine

Anting putri atau water jasmine ini memiliki nama ilmiah Wrightia religiosa, merupakan salah satu tanaman hias yang masuk dalam kategori spesies tanaman berbunga. Tanaman hias ini berasal dari genus Wrightia dan berasal dari keluarga Apocynaceae. Umumnya, spesies ini sering dijadikan sebagai tanaman bonsai maupun tanaman hias.

wrightia religiosa

Anting Putri (Wrightia Religiosa)

Kingdom : Plantae
Order : Gentianales
Family : Apocynaceae
Genus : Wrightia
Species : W. religiosa

Nama Lain :
Wild Plum
Women’s Ear Ring
Sacred buddha
Magic Rite

Dr. Genus, seorang dokter dan ahli botani dari Skotlandia menamai tanaman ini dengan Writhia sebagai bentuk penghormatan untuk William Wright (1740-1827). Sementara, nama akhir Religiosa, memiliki arti religius atau ritual sakral. Hal itu merujuk pada penggunaan pohon dan bunganya di Pagoda.

Perlu kamu ketahui bahwa, pohon ini memiliki bunga kecil berwarna putih yang terjuntai ke bawah, serta beraroma wangi seperti melati. Menariknya, tanaman ini sering dibudidayakan karena permintaan pasar yang banyak untuk keperluan tanaman hias, tanaman pagoda, sampai keperluan medis.

Habitat asli Water Jasmine berasal dari Cina, Indonesia, Malaysia, serta Filipina. Selain water jasmine, nama populer dari tanaman ini di mancanegara yakni Wild Plum, Women’s Ear Ring, Sacred buddha dan Magic Rite.

Ciri-ciri Tanaman Anting Putri

Tanaman anting putri memiliki ciri khas daun berbentuk lonjong atau oval, dan runcing di bagian ujungnya. Daun dengan warna hijau segar ini tersusun saling berpasangan atau berlawanan arah. Untuk ukuran daunnya, ia memiliki panjang 3-6 cm, serta lebar 2-3 cm.

Sementara itu, bunga dari tanaman ini memiliki warna putih, lalu tumbuh dengan bentuk menjuntai atau merunduk di ujung dahannya. Setiap bunganya, ia mampu menghasilkan dua buah berbentuk strip panjang.

Uniknya, bunga ini memiliki bau yang sangat harum dan memiliki jumlah 5 kelopak aprikot. Ketika sedang mekar, bunga-bunga dari tanaman hias dan bonsai ini akan merunduk ke bawah dengan indahnya. Kamu tidak perlu menunggu bunganya mekar di musim-musim tertentu, karena bunga dari anting putri ini selalu mekar hampir sepanjang tahun.

Selain itu, ciri dari tanaman ini adalah memiliki pohon dengan bentuk kecil atau semak. Batangnya berupa kayu, serta memiliki cabang-cabang panjang dan ramping. Saat sedang merawatnya, kamu tidak perlu takut ada serangga yang merusak, karena tanaman ini sebagian besar tak pernah dihinggapi serangga. Namun, hal yang perlu kamu perhatikan hanya terdapat pada masalah daun, karena seringkali terjangkit penyakit bercak daun.

Manfaat dan Kelebihan Tanaman Anting Putri

Tanaman anting putri memiliki sejumlah manfaat dan kelebihan luar biasa. Beberapa manfaat dari tanaman ini diantaranya, seringkali dijadikan sebagai tanaman obat atau rherbal di dunia medis. Selain itu, beberapa orang yang berada di wilayah Asia selalu memanfaatkan tanaman ini sebagai bonsai, tanaman hias, pagar, serta bunga candi.

Dalam dunia medis, akar dan kulit kayunya sering menjadi bahan obat-obatan untuk meredakan batuk, disentri, menyembuhkan BAB berdarah, pengobatan luka bakar, asam urat, dan masih banyak lagi.

Selain dikenal dengan nama Water Jasmine, tanaman ini terkenal dengan sebutan Sacred Buddha karena menjadi tanaman suci untuk umat agama tersebut. Sehingga, kamu bisa menemukan tanaman ini di berbagai kuil tempat beribadah umat Buddha.

Penggunaan Anting Putri sebagai Bahan Dasar Bonsai

Tanaman anting putri seringkali terpilih sebagai bahan dasar bonsai karena memiliki bentuk pohon unik dengan bunga yang cantik. Biasanya, tanaman ini mudah tumbuh liar, sehingga kamu mudah untuk melakukan perawatannya.

Walaupun cara merawatnya cukup mudah, tetapi kamu harus memiliki pengetahuan untuk bisa merawatnya dengan rutin, hingga menghasilkan tanaman bonsai indah.

Nah, kalau hasil bonsai tanaman ini berakhir  dengan baik, kamu bisa menyimpannya untuk memperindah penampilan rumahmu, lho. Bahkan, kamu bisa menjualnya dengan harga tinggi saat sudah menjadi bonsai yang sempurna.

Tips Budidaya Anting Putri

Bagi kamu yang ingin menanam tanaman anting putri, maka bisa melakukannya sekarang juga dengan menggunakan beberapa tips berikut ini.

Mempersiapkan Media Tanam

Sebelum melakukan penanaman anting putri, kamu wajib menyediakan media tanam yang baik dan sesuai. Di bagian ini, kamu bisa mencampurkan tanah menggunakan pupuk kompos atau pupuk kandang secara merata alias 1:1.

Memilih Bibit Pohon

Pemilihan bibit pohon harus kamu lakukan secara teliti agar hasilnya bisa lebih baik. Selain membeli langsung bibit pohonnya, kamu bisa memilih bibit pohon ini dengan cara stek akar atau stek pucuknya.

Pilihlah batang ujung pohon dengan baik, seperti ukuran panjang, diameter, hingga umur dari pohon tersebut. Kalau sudah, kamu bisa langsung memotong miring batang pohon itu menggunakan pisau tajam agar batangnya tidak rusak atau pecah.

Jika sudah melalui tahap pemotongan, kamu bisa langsung menanamnya agar pohon tidak layu dan gagal tanam.

Menanam Pohon Anting Putri

Untuk penanaman bibit pohon ini, kamu dapat melakukannya di tanah dengan kedalaman 5-10 cm. Tanam pohon anting putri ini dalam keadaan tegak lurus ke atas, serta padatkan tanahnya agar tanaman tidak mudah roboh.

Setelah itu, kamu bisa menyiram tanaman ini dengan rutin agar bibitnya bisa tumbuh dengan baik seperti yang telah kita bayangkan.

Merawat Tanaman Anting Putri

Jika bibit tanaman sudah mulai tumbuh, kamu perlu melakukan perawatan dengan cara penyiraman teratur setiap hari. Selain itu, agar jaringan tunas pada pohonnya bisa tumbuh dengan rimbun, kamu perlu melakukan pemotongan pada bagian batangnya.

Caranya cukup mudah, kamu bisa menggunakan potongan paralon pada bagian tepi potongan, sehingga tunasnya dapat tumbuh ke atas dan rimbun. Kamu juga perlu melakukan pemupukan dengan rutin, yakni setiap dua bulan sekali. Dengan begitu, tanaman anting putri-mu bisa tumbuh dengan baik dan cantik.

Cara Menjadikan Anting Putri menjadi Bonsai

bonsai yang dibuat dari tanaman anting putri
sumber: wikimedia common

Kalau kamu ingin membuat tanaman anting putri menjadi bonsai, tentu kamu harus mempelajari keahlian khusus dalam membuatnya. Meskipun begitu, kamu tidak perlu khawatir karena terdapat beberapa cara mudah untuk merubah tanaman ini menjadi bonsai indah.

Seperti pada bonsai umumnya, kamu bisa melakukan pemangkasan pada daun yang sudah menguning dengan cara mencabut, atau menggunting saja. Hal ini harus kamu lakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan struktur bonsai yang sudah rapih.

Sementara itu, untuk proses penyiraman, kamu harus melakukannya satu kali dalam sehari. Jangan sampai airnya mengendap dalam pot agar tidak terjadi pembusukan pada akar tanamannya.

Kamu juga harus memperhatikan cahaya yang masuk, karena tumbuhan bonsai membutuhkan cahaya atau sinar matahari yang cukup.

Selain itu, kamu harus memperbarui media tanamnya selama 3 tahun sekali. Hal ini perlu agar tanaman bonsai selalu dalam keadaan baik dan sehat.

Kesimpulan

Tanaman anting putri menjadi incaran banyak orang karena bentuknya yang unik, serta bunga berwarna putih harum. Saat tanaman ini diubah menjadi bonsai, kamu akan melihat keindahan pohon mungil dengan daun serta bunga rimbun. Jadi, tak aneh kalau harga yang ditawarkan di pasaran untuk tanaman ini begitu tinggi.

Di sisi lain, kamu bisa mulai membudidayakan tanaman tersebut untuk menghiasi halaman rumah agar terlihat lebih cantik. Apalagi tanaman ini bisa tumbuh dimana saja, sehingga kamu bisa merawatnya dengan mudah sesuai cara dan tips yang sudah disebutkan di atas.

Yuliawanti Dewi
Yuliawanti Dewi merupakan mahasiswi tingkat akhir prodi ekonomi syariah. Aktif di dunia kepenulisan sejak tahun 2011 dan mulai mempelajari penulisan artikel pada tahun 2017. jika ingin berkenalan lebih lanjut bisa hubungi IG: @daisyfuu_
Sebelumnya

9 Media Tanam Organik Ramah Lingkungan

Tiger Fish Sumatra Alias Ikan Elang Yang Jadi Buruan Kolektor

Berikut